Simulasi KPR dan cicilan rumah

Kalkulator KPR ini menghitung cicilan rumah dengan bunga efektif anuitas atau bunga promo yang berubah menjadi floating. Biaya awal seperti provisi, asuransi, notaris, dan BPHTB ikut dihitung, lalu hasilnya dibandingkan dengan gaji Anda.

Buka kalkulator

Contoh hitungan

Harga Rp 800.000.000, uang muka 20% (pokok Rp 640.000.000), bunga efektif anuitas 9,5% per tahun, tenor 20 tahun: cicilan sekitar Rp 5.965.640 per bulan, total bunga sekitar Rp 791.753.505, dan gaji minimal sekitar Rp 19.885.465 dengan batas rasio 30%.

Angka di atas perkiraan tanpa biaya provisi, asuransi, dan biaya lain. Ubah semua isian di kalkulator untuk hasil sesuai kondisi Anda.

Yang dihitung kalkulator ini

  • Bunga promo (fixed) beberapa tahun pertama, lalu floating, dihitung terpisah.
  • BPHTB 5% dari nilai transaksi dikurangi NPOPTKP ikut masuk biaya awal.
  • Gaji minimal dihitung dari cicilan tertinggi dan batas rasio cicilan terhadap gaji, umumnya 30%.
  • Uang muka KPR biasanya minimal 10% sampai 20% dari harga rumah, tergantung bank dan jenis properti.

Pelajari rumusnya di rumus menghitung cicilan dan perbedaan bunga flat dan efektif.

Pertanyaan umum

Berapa gaji minimal untuk KPR rumah Rp800 juta?

Dengan uang muka 20%, bunga efektif 9,5% per tahun, dan tenor 20 tahun, cicilannya sekitar Rp6,0 juta per bulan. Jika batas rasio cicilan 30% dari gaji, gaji minimal sekitar Rp19,9 juta per bulan. Angka ini belum termasuk cicilan lain yang sedang berjalan.

Apa itu bunga floating pada KPR?

Bunga floating berubah mengikuti suku bunga pasar setelah masa bunga promo atau fixed berakhir. Cicilan setelah masa promo bisa lebih besar, jadi siapkan anggaran untuk kondisi tersebut.

Apakah hasil simulasi sama dengan hitungan bank?

Tidak selalu. Bank dapat memakai pembulatan, biaya administrasi, atau skema bunga yang berbeda. Gunakan simulasi sebagai perkiraan awal sebelum mengajukan KPR.

Kalkulator lain